Kamis, 20 Februari 2014

Rumah Impian

Setelah menikah pastilah rumah jadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Mulailah aku dan suami hunting rumah. Tapi bukan lagi rumah impian yang kami kejar tapi rumah yang sesuai budget kami berdua. Karena waktu kami cukup sulit untuk bisa hunting, suamiku akhirnya cuti demi nyari-nyari rumah. Akhirnya pilihan kami jatuh ke Villa Tekno, walaupun kecil tapi kok suasananya nyaman banget. Daan... yang lebih penting sesuai budget kami...Well, bukan sesuai budget siy (kesannya udah punya uang cash, hahaha)..Maksud saya seandainya mengajukan KPR kemungkinan diterimanya besar. Suami langung bayar uang tanda jadi 2,5 juta dan dalam waktu seminggu harus bayar DP.. Hmm, cepet bgt padahal kan belum tentu diterima. Tapi ya mau gimana lagi.. DP 20% pun kami bayar beserta dokumen yang diminta denger2 di bank apapun kurang lebih sama. Karena gaji ditransfer pastinya harus menyertakan copy buku tabungan. Saya nasabah rekening koran HSBC jadi tinggal print out e statement saja..Sempet ketar-ketir juga siy, soalnya uang udah masuk tapi belum ada kepastian apa-apa. Untunglah beberapa hari kemudian kami ditelfon untuk wawancara...Setelah wawancara kini waktunya nunggu. Ini waktu yang paling membuat gelisah.. Seminggu, dua minggu, dan hampir tiga minggu nggak ada kabar. Karena gak sabar, akhirnya aku telfon BTN, Alhamdulilah SP3K-nya udah turun. Untuk yang belum tau SP3K itu surat penegasan Persetujuan Pemberian Kredit atau semacam itulah..Intinya surat itu memberitau jumlah plafond, tenor kredit, cicilan, biaya-biaya, dan ketentuaan masa berlaku.. Leganya... plafond sesuai pengajuan begitu juga tenornya.. Sudah naik ke step selanjutnya untuk punya ruma sendiri. Sekarang tinggal nunggu jadwal akad kredit.. Dan semoga saja rumah kami cepet jadi.. Nanti kalau sudah jadi rumah kami kemungkinan akan kosong..hahahaha.. Lha wong kredit gara-gara nggak punya banyak cash tapi malah biayanya gede..Mungkin ini adalah hal yang harus disiapkan diluar DP dan harga rumah kalau mau beli rumah via KPR.. Biaya-biaya Bank sekitar 4-5% dan BPHTB yang sampai tulisan ini ditulis saya belum tau jumlahnya. Menurut marketing perumahan PBB tahun ini belum keluar jadi belum diketahui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar