Kamis, 20 Februari 2014
Robo Cop
Ini film yang terakhir aku tonton bareng suami. Dan kami nonton hari pertama gegara saking penasarannya. Ternyata yang penasaran banyak juga. Di hari pertama langsung lumayan penuh bioskopnya, cuma bangku urutan depan yang kosong. Nah, apakah penasaran kami terbayar dengan greget filmnya?..Let's find out..
Seorang polisi baik bernama Alex Murphy (Joel Kinnaman) menyelidiki kasus gembong narkoba yang dipimpin Antoine Vallon (Patrick Garrow). Merasa gerah dengan aksi polisi baik, dia meminta anak buahnya memasang bom di mobil Alex. Ironisnya, dua rekan sesama polisi Alex yang memberitahukan kapan waktu yang tepat bom dipasang di mobilnya, yaitu ketika Alex sedang membesuk rekannya yang celaka juga karena ulah si Vallon. Walaupun bom sudah dipasang tapi Alex bisa pulang dengan selamat. Ada yang aneh?..Bomnya gagal meledak?..Entahlah, agak bingung juga..
Nah sesampainya di rumah, tiba-tiba pintu mobil terbuka dan tidak bisa dikendalikan dengan remot.Kok remot mobil ikutan rusak ya??...Alex pun menuju garasi mobil untuk menutup manual mobilnya. Dan..booommm!!Mobil meledak..
Singkat cerita Alex mengalami luka yang sangat parah hingga satu-satunya hal yang bisa dilakukan Clara (Abbie Cornish) istrinya adalah menyetujui suaminya menjadi setengah robot agar bertahan hidup. Perusahaan yang bersedia melakukan ini adalah OmniCorp yang berambisi menggantikan aparat polisi di Amerika dengan robot buatan mereka seperti yang telah dilakukan di negara-negara yang medapat agresi militer AS di Timur Tengah namun ditentang karena sifat robot yang tidak humanis.
Untuk dapat mewujudkan mimpinya, CEO OmniCorp Raymond Sellars (Michael Keateon)mengajak Dr. Dennett Norton (Gary Oldman) yang sudah lebih dulu terjun dalam pembuatan tangan dan kaki robot bagi mereka yang mengalami kecelakaan sehingga kehilangan anggota tubuh. Yang muncul selanjutnya adalah Robocop. Dia beraksi di jalanan menangkap para penjahat termasuk Antoine Vallon dan komplotan yang mencelakainya karena kemampuannya mengakses data kriminal dan rekaman cctv. Ia bahkan mampu membongkar sindikat "Dirty Cops" di kantornya yang ternyata melibatkan petinggi Polisi.
Well, secara keseluruhan ceritanya lumayan tapi ada part-part yang kurang greget. Yang paling bikin nggak asik adalah peran Samuel L. Jackson yang punya acara TV sendiri dan topik yang dibahas adalah tentang dukungannya terhadap OmniCorp.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar