![]() |
Aku udah perawatan di erha clinic BSD sejak Agustus 2013. Sejak itu sampai Desember 2014 aku selalu konsul sama dokter yang sama. Dan di akhir-akhir 2014 aku mulai memperhatikan bahwa kondisi muka mengalami kemunduran. Muka makin sering muncul jerawat walaupun cuma beberapa tapi lama sembuh dan bekasnya bener-bener merusak kondisi muka.. Kalau tiap hari pakai cuci muka, krim, sunblock dan krim malam pastilah kita berharap kulit adem ayem dan sehat. Tapi dengan jerawat dan bekasnya muka jadi kelihatan kusam..ARRRGGGGGHHH..
Tapi aku udah tau gimana efeknya kalo nggak lagi merawat kulit muka..Kulit mukaku yang sensitif ini pastilah akan memburuk.. So yang aku lakukan adalah browsing-browsing dokter erha BSD mana yang recommended. Produk Erha itu kan range-nya luas banget so aku optimis pasti ada krim, toner, dan sunblock yang sesuai sama kebutuhan kulitku. Semoga..
Akhirnya dari femaledaily dapatlah sebuah nama yang menurut beberapa pasiennya hasilnya bagus. So, tahun baru aku awali dengan dokter kulit baru..hahaha.. Dengan semangat datanglah aku ke erha BSD untuk konsul sama dokter Shinta Damayanti. Aku ceritain kondisi kulitku dan tentang kemunduran kondisi kulitku belakangan ini. Memang siy penyebab jerawat sangat beragam, dari stress, makanan, pola tidur sampai perawatan yang tidak sesuai pastinya. Dan dokter Shinta pun menerangkan hal yang sama. Okelah, yang pasti aku cuma mau kondisi mukaku bebas jerawat dan sementara ini nggak terlalu mengharapkan kecerahan kulit.
Dan, inilah resep yang dituliskan dokter Shinta untuk aku:
Pagi/Siang: ACS BP, AT 1, AMG 2, ASG
Malam: ACS BP, AT 1, AMG 2, AFTSS, AST (untuk totol jerawat)
Dan inilah penampakan krim-krimnya...
Dibanding resep dokter sebelumnya untuk pagi/siang hampir sama hanya saja tonernya ditingkatkan dari Acne Toner 0.5 (AT 0.5) jadi AT 1. AT 1 ini aroma alkoholnya kuat banget so watch out tapi jangan kuatir ini nggak akan bikin mabuk (Hahaha..Ya kaliii). Nah, sedangkan malamnya yang berbeda drastis. Biasanya AMG 2 cuma dikasih siang tapi sekarang jadi siang malam. Menurut dokter ini adalah krim yang paling tinggi antibiotik topikalnya yang fungsinya membasmi bakteri penyebab jerawat. Nama antibiotiknya clindamycin. Selanjutnya, AFTSS (Acne Face Treatmentt for Sesitive Skin) ini krim yang baru pertama aku coba. Dan sepertinya krim yang cukup diandalkan dokter Shinta untuk pasien dengan kondisi kulit seperti aku (berminyak dan mudah berjerawat) soalnya pasien yang lain yang review di femaledaily dikasih ini juga. Next, AST (Acne Spot Treatment) Well kalo dari namanya siy promising yaa...Nampaknya bisa membasmi jerawat dan bekasnya tetapi ini khusus untuk jerawat aktif lho dan harus berhenti dioles ke jerawat kalau sudah rata dengan kulit meskipun masih berbekas.
Selain yang topikal dokter Shinta juga menyarankan suntik jerawat untuk jerawat yang lagi aktif. Tapi takut sakit ahh..Sakit bayarnya..hahaha..Selain itu beliau juga nyaranin acne peeling yang juga sudah disarankan oleh dokter sebelumnya.
Now, what about the result.. Hmm obat-obat topikal yang diresepkan si dokter dengan gaya rambut bob pendek lurus jatoh ini cukup mujarab. Dua jerawat yang aku dapet dari facial sebelumnya langsung kalem beberapa hari setelah rutin perawatan. Oiya lupa, dokter Shinta juga sampai 2 kali ngingetin untuk cuci muka 3 kali sehari. Nah, ini juga siy yang kadang-kadang nggak aku lakuin apalagi kalau di kantor lg banyak kerjaan..Mana sempeet Maak..
Sesuai saran dokter Shinta, aku akhirnya acne peeling dan ini adalah acne peeling yang ke-5 dan pertama kalinya peeling ini bikin kulit ngelupas biasanya sama sekali nggak ngefek..huahaha..kulit badak !!.. Dan setelahnya komedo-komedo pada keluar terutama di hidung. Seminggu setelah peeling trus facial deh..Wuiih..kantong kempes langsung. Dan facial ini sebenernya lingkaran setan banget untuk aku soalnya kalo komedo yang dalem dan susah dikeluarin dan dipaksa dikeluarin dengan tenaga dalam dari beauticiannya yang akan terjadi adalah JERAWAT!. Dan sedihnya pasca facial munculah 3 jerawat yang gede-gede. Dan jerawat belum juga kempes sampai jatuh tempo konsul lagi (6 hari setelah facial).
So, pas konsul di Februari 2015 aku nurut aja pas dokter Shinta nyaranin untuk suntik jerawat. di sesi ini aku juga cerita aku biasa jerawatan pasca facial dan dokter nyaranin untuk nggak facial dulu. "Tapi Dok, aku kan kulitnya gampang banget komedoaan", kataku.. "Hmm, kalau gitu kalau pas facial bilang beauticiannya untuk jangan paksa pencet komedo yang memang masih susah dikeluarin", jawab dokter Shinta..Udah kaya cerpen ajah masukin dialog segala..!
Satu lagi, pas konsul aku juga menanyakan pertanyaan super penting yang aku lupa tanya pada sesi konsul sebelumnya. "Dok, saya lagi ingin hamil, semua krimnya aman kaan untuk janin?".. Dan jawaban dokternya melegakan "Insha Allah, aman".. Yeaayy!!
Sebelum disuntik, jerawatnya ditusuk dan dikeluarin nanahnya. Periih tapi terus ilang setelah nanahnya bersih. Nah, di bulan ini lagi-lagi toner dinaikin sekarang jadi AT 1.5 dan AFTSS naik juga jadi AF 1. Let see..
Sehari setelah suntik, jerawat kempes tapi belum rata dan bekasnya hitam. Mudah-mudahan cepet pudar yaah..
Sekian.. See you next time..







