Minggu, 15 September 2013

Help..My Face is under attack!!

Aku emang udah punya masalah jerawat sejak awal remaja. Setelah belasan tahun berkutat sama jerawat yang ga kunjung sembuh, aku pun mulai perawatan di klinik kecantikan. 

1. LBC
Sebenernya udah lama denger tentang LBC (sejak SMA) soalnya di kota asalku juga ada. Setelah 3 bulan rajin perawatan di sana, kulit muka pun berubah mulus, cerah, pokoknya OK... 6 Bulan kemudian, kok komedo tambah banyak, setelah konsul sama dokter menurutnya streslah penyebabnya. Aneh, soalnya aku aja nggak ngerasa stres, hmmm, tapi mungkin ada benernya.. Stres yang nggak berasa gitu. Konsul selanjutnya komedo makin parah.. Dahi yang biasanya licin berubah gradakan (hayah, bahasa apa ini?! :D). Daerah pipi komedo makin menggila, berjendol-jendol gitu...setelah ga juga dapet solusi yg OK akhirnya: STOP!!
Well, mungkin aku nggak cocok pake obatnya, mungkin ada kandungan obatnya yang ga cocok untuk aku.. I don't know....Tapi temenku yang juga sekali nyoba perawatan di sini, setelah berhenti siy fine-fine aja.. Dia siy cuma sekali aja perawatan di sini. 

2. Natasha
Mamanya pacarku sama adiknya udah lama perawatan di sini dan dari hasil curhat, beliaupun menyarankan diriku untuk nyoba perawatan di Natasha juga. Berhubung kulit adiknya pacarku putih bersih aku pun tertarik. Salah satu cabangnya ada di deket kantor, aku pun menyambanginya sepulang kerja (Tsailaaah). Dari harganya siy nggak bikin labil ekonomi. Kalau khasiatnya? Setelah sebulan: NOTHING CHANGES. Eh ada deh yang berubah.. Kulit jadi super berminyak. Huuuft...Pundak turun, muka nunduk, Pesimis..tapi lubuk hati yang paling dalam bilang: Jangan pesimis..baru sebulan mungkin belum ngefek.. Bulan kedua pindah ke cabang yang deket kosan, di salah satu mall terbesar di kota Tangerang. Sama dokternya disuruh chempeel A.K.A chemical peeling. Setelah 2 minggu, belum banyak perubahan. Hingga lanjut konsul ketiga. Seperti biasa saat konsul sama Bu Dokter disuruh tindakan, just another facial and chempeel..Huuft..Beauty is pain, right?!. Seperti biasa, sebelum facial buka baju, buka kerudung dan ganti kemben. Karena bulan sebelumnya udah pernah jadi ya santai-santai aja. Setelah bersakit-sakit facial, tibalah saatnya sang dokter masuk untuk chempeel. Dan seorang dokter nan tampan pun masuk ke ruang perawatan.. What?!!! Tampan?!! O My God, mana bu Dokternya?? dalam keadaan berkemben doang ada cowo di dalam ruangan...ARGHHHH... Gak bisa apa-apa kecuali pasrah.. Ya sudahlah mau gimana lagi. Singkat cerita, intinya siy perawatan di sini nggak membantu menyelesaikan masalah kulit peninggalan klinik sebelumnya...jadi, berhenti deehhh...

3. ERHA
Dalam keadaan kulit yang bikin nggak pede, berminyak, berjerawat, berkomedo, dan kusam.. mulailah browsing-browsing internet nyari solusi..dan mulai berpikir untuk nggak akan ke klinik estetika lagi..2 kali kecewa meeen... akhirnya nemulah sebuah blog berisi perjuangan seorang cowo bernama Boby melawan jerawat dengan vitacid, krim yang mengandung tretinoin. Dari foto-foto di blognya, muka yang berubah mulus bener-bener bikin mantap untuk nyoba. Dengan catatan, harus sabar karena ada proses purging dulu..Proses dimana semua jerawat dikeluarkan sebelum semuanya dibersihsihkn. Muka siy emang jadi putihan (kata temen kantor), jerawat mendem juga berkurang, karena berubah jadi jerawat bernanah. Pacar kaget, "Siapa kamuh? Aku nggak kenal kamu!!",, nggak segitunya deh..cuma, "Muka kamu kenapa????" sambil nunjukin muka miris tapi untung diakhiri dengan: "Tenang adinda, bagaimanapun aku tetap cinta kamu".. hahahahaha...nggak selebai itu siy tp maknanaya hampir sama.*blushed.. Dapat dukungan pacar, perjuangan  pake vitacid pun dilanjutkan.. Tapi jerawat makin banyak dan bekasnya yang tambah bikin nggak pede, hingga acara pernikahan pun semakin dekat (lah ini apa hubungannya???). Ada!! 
Yang namanya mau jadi ratu sehari, sekali-kalinya dalam hidup, siapa yang nggak pengen mulus dan cantik. Setelah menimang-nimang (berdasarkan review di blog-blog, salah satunya ini ), akhirnya memutuskan ke ERHA CLINIC. Klinik yang sebelumnya tetanggaan sama Natasha pindah tempat ke gedung baru yang keren dan lebih besar. Semacam pertanda baik, kan?..
Kunjungan Pertama: 
Masuk langsng disambut senyum sama Pak Satpam dan diambilin nomor antrian. Tempatnya ekslusif yaaa...setelah ambil nomor antrian trus nunggu dipanggil registrasi. Setelah dijelaskan bahwa konsultannya dokter .SPKK (another good sign) dengan biaya 160 ribu rupiah plus biaya admin 15 ribu rupiah (biaya admin cuma untuk pasien baru) trus disuruh naik 1 lantai menunggu panggilan konsultasi. Ruang tunggunya nyaman, dengan kursi empuk, bantal, ada tempat bermain untuk anak-anak juga, majalah, wifi super kenceng..Nunggu jadi nggak berasa. Setelah nunggu sekitar 30 menit, seorang perawat keluar dari ruang konsul dan manggil namaku. Saat masuk disambut muka ramah dokternya yang langsung nebak masalah kulitku..(Ya iyalah, kan keliatan jerawatnyaaa..). Disuruh tiduran, diperiksa, trus di foto..Dikasih tau cara pakai obat trus nanya-nanya tentang kasiat obat akhirnya sesi konsul selesai. Sambil berharap-harap cemas soal harga akhirnya sama mbak-mbak aksir dipanggil untuk pembayaran. Wow, ternyata nggak semahal bayangan sebelumnya, masih affordable laaah..Kunjungan pertama dapet 4 macem obat topikal dan 1 jenis obat oral untuk sebulan, plus sabun cuci muka. 
Pagi dan siang: cuci muka pakai ACS BP + AMG 2 + AF 1
Malam: ACS BP + AMG 1 + AL 2 (cuma di jerawat sama komedo)
Total biaya: RP 525.000, yang bikin mahal konsul dokternya aja sebenernya.. 
Kunjungan Kedua: 
Di lembar kertas pemakaian obat, ada keterangan harus kembali konsul setelah satu bulan. Setelah 28 hari. balik konsul lagi. Keadaan kulit udah mulai membaik, komedo berkurang dan kadar minyak berkurang. Pas mau dapet keluar siy 2 jerawat yang lumayan bandel. Berhubung wedding day kurang sebulan lagi, akhirnya curhat ke dokternya, dr. Prima SPKK.. Akhirnya dokter yang juga berhijab ini, ganti semua krimnya katanya biar lebih cepet walaupun emang beliau nggak menggaransi bahwa semua noda jerawat udah ilang sebulan kemudian, tapi paling ngga membaik. Daaan, karena khawatir nanti muka nggak bisa dirias karena masih pengeluapasan akhirnya resep ditambah, 14 hari sebelum hari H, semua krim distop dan cukup cuci muka trus pake sunblock (Perfect Shield, dari review di femaledaily si OK punya nih)..
Intinya, resep berubah jadi:
Pagi dan Siang: ACS BP + AMG 6 + AF 4, 14 hari sebelum hari H jadi: ACS BP + PS
Malam: ACS BP + AMG 3 + ANC 3 + AL 2
Biaya: Rp 495.000
Selain obat topikal kali ini disuruh facial juga, dan hanya boleh facial dalam 14 hari. 2 hari pakai krim baru, ternyata iritasi. Karena disuruh facial aku pun booking untuk hari minggu jam 2, dan beberapa jam sebelumnya diingatkan by sms..Berhubung sekalian lagi ke erha aku nanya sama mbak2 di registrasi kalau iritasi harus gimana, dengan dedicatednya ke tempat kerja di mbak pun mencari jawaban hingga akhirnya dijawab langsung sama dokter, terusin aja atau kalau khawatir pakai krim apa gitu biar berkurang iritasinya. Akhirnya aku mutusin untuk terusin aja..
Oke, lanjut ke sesi facial dengan harga 200-250 ribu (tergantung jenis serum). Setelah dapet nomor antrian langsung naik ke lantai 2 untuk nunggu panggilan terapis. Sebelum waktunya, yaitu jam 13.30 aku sudah dipanggil sama terapis untuk mulai facial. Desain di lantai 2 kurang lebih sama dengan lantai 1, tempat konsultasi. Ada sofa empuk, majalah, dan tempat yang sejuk. Langkah facialnya cukup banyak dan bisa dibilang memuaskan. Pertama  disteam, fungsinya untuk buka pori-pori, jadi ada alat yang menyemprotkan uap hangat ke wajah kita, trus divacuum bukan pakai vacuum cleaner pastinya, karena ukurannya yang jauh lebih kecil, fungsinya untuk mengambil lemak dan komedo yang mudah. Nah, yang paling menyakitkan ya dipencetin untuk komedo yang susah. Setelah sesi yang menyakitkan diteruskan dengan sterilisasi, pakai alat yang dipijit ke seluruh wajah, di LBC juga pakai alat ini, trus dikasih serum yang dioles rata pakai alat yang dingin di muka. Katanya, alat ini juga untuk menutup pori-pori. Terakhir dimasker hingga cuma lobang hidung doang yang masih terbuka. Enak, dingin, dan tertidur.. 20 menit kemudian kebangun gara-gara mbaknya mau angkat masker. Terkahir dikasih teh hangat, twinings lhoo...teh dari Enggres... What a nice treament. Oiya, sebelumnya dikasih juga masker sheet colagen untuk dipakai di rumah 7 hari setelah facial. Tibalah saat membayar, dan karena serum untuk aku yang oil control harga facialnya: Rp 200.000.

Hmm, belum bisa banyak berkomentar siy, tunggu saja review berikutnya.. 
Intinya siy, nggak bermaksud menjelek-jelekan atau memuji-muji klinik kecantikan tertentu, ini hanya berbagi pengalaman aja. Lagian, kulit masing-masing orang berbeda. Bisa cocok bisa juga enggak. see u!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar