Usia pernikahan sudah memasuki bulan ke-8 dan belum juga muncul tanda-tanda hamil. Mulailah aku mikir yang enggak-enggak..jangan-jangan ini jangan-jangan itu. Belum lagi teman kantorku, teman kantor suami, keluarga, tetangga udah mulai nanya udah isi atau belum. Daripada mikir yang enggak-enggak akhirnya kami memutuskan untuk mengikuti program hamil. Tanpa mikir panjang dan berlama-lama pas siklus hari ke-2 datanglah kami berdua ke RS Hermina Serpong untuk daftar konsul sama dokter Iwan Darmawan, SpOG berdasarkan rekomendasi dari kakak ipar yang sudah berhasil hamil setelah ikut promil 3 bulan.
Ternyata hari itu sang dokter nggak mengkonfirmasi akan praktik atau tidak. Dari pihak RS akhirnya merekomendasikan dokter yang praktik sebelumnya. Akhirnya kami pun memutuskan untuk konsultasi dengan dokter yang disarankan oleh RS.
Dan tibalah saatnya nama kami dipanggil untuk konsultasi. Setelah menyampaikan maksud kami untuk program hamil dokter langsung menjelaskan dengan super detail tentang program hamil yang bisa kami lakukan di situ. Yang pertama dilakukan adalah USG, dari hasil pemeriksaan USG nggak ada masalah di uterus. Nggak ada miom atau tumor tetapi bentuk uterus A.K.A rahim agak ke belakang. Menurut dokter itu normal-normal saja layaknya bentuk hidung ada yang pesek atau mancung hanya saja cara berhubungannya yang harus menyesuaikan.
Pada pemeriksaan pakai USG dokter juga menemukan ada cairan bebas yang artinya aku punya masalah keputihan lebih dari 6 bulan. Menurut dokter spesialis kandungan yang juga magister kesehatan itu, keputihan tidak menyebabkan kemandulan hanya saja dapat menyebabkan aborsi atau bayi lahir prematur jika tidak disembuhkan. Akhirnya dokter meresepkan 3 jenis obat yang fungsinya untuk membasmi keputihan dalam 6 hari. Ada 1 jenis obat yang harus dimasukkan lewat miss v selama 6 malam sebelum tidur. Obat yang diresepkan dokter rupanya manjur karena setelah 6 hari keputihan yang tadinya aku pikir normal akhirnya hilang.
Selain meresepkan ketiga obat itu, beliau juga meresepkan asam folat untuk diminum setiap hari bahkan ketika sudah mulai hamil.
Oiya, dokter Arif juga menyarankan suamiku untuk menganalisa sperma untuk mengetahui kondisinya. Alasannya dikhawatirkan si calon ibu udah diperbaiki sana-sini dengan biaya yang lumayan ternyata si suami yang belum dicek yang bermasalah misalnya azoospermia atau oligospermia. Kalau penasaran makhluk macam apa itu, monggo tanya sama mbah google. Masalahnya, analisa sperma tidak tersedia di RS Hermina Serpong jadi harus ke Hermina Tangerang.
Hermina Tangerang jauh juga dari rumah kami, saat suami coba untuk analisa sperma di sana ternyata gagal mengeluarkan sperma dalam jumlah cukup karena buru-buru mau ngantor, grogi bin nervous, dan takut terlambat sampai ke kantor. Sekedar info, analisa sperma harus dilakukan pada pagi hari hingga pukul 9 pagi. Akhirnya kami memutuskan untuk mecari RS lain yang dekat dari rumah tetapi juga menyediakan analisa sperma. Nah, di rumah sakit yang kedua ini suamiku sukses mengeluarkan sperma dengan baik. Sepulang kerja hasilnya sudah bisa diambil. Aku yang kantornya lebih dekat ke RS Omni Serpong yang bertugas mengambil hasil. Dan saking penasarannya suamiku pun sampai ke RS nggak berapa lama setelah aku sampai.
Rupanya si Ayah wannabe ini kuatir ada masalah dengan spermanya tapi Alhamdulilah tidak ada masalah.
Singkat cerita, pada siklus haid selanjutnya yang artinya aku belum juga hamil kami kembali datang ke dr. Arif sesuai pesannya waktu kami datang pertama. Kami datang dengan membawa hasil analisa sperma suamiku dan dokter menyatakan bahwa kondisi sperma suamiku bagus. Ya iyalah secara dia kan bergaya hidup sehat, bebas rokok dan alkohol.
Setelah memastikan lagi kondisi rahimku melalui USG dokter pun meresepkan profertil yang fungsinya untuk mematangkan sel telur. Dokter juga meminta kami untuk kembali pada siklus hari ke-12 untuk mengevaluasi ukuran sel telur melalui USG transvaginal. Hari ke-12 siklus jatuh pada Senin, 7 Juli 2014. Dokter Arif menyarankan untuk datang ke dr Meutia yang notabene adalah istrinya jika beliau tidak praktik.
Well, secara ya USG transvaginal itu harus memasukan alat ke miss V untuk melihat kondisi rahim dan sel telur jelas aku lebih nyaman sama dokter perempuan.
Dan tibalah hari ke-12 yang dinanti itu. Aku cukup semangat untuk USG transvaginal soalnya penasaran banget sama ovarium kuatirnya ada masalah yang nggak kelihatan dengan USG biasa. Selain semangat aku juga nervous berhubung akan ada benda asing yang dimasukkan. Tetapi ternyata tidak semengerikan yang dibayangkan.
Dengan tidak terlalu sulit ujung alat masuk ke miss V dan munculah di layar lapisan rahim itu, ukurannya 0.49 cm. Agak digerakkan sedikit munculah sel telur dengan ukuran yang besar dan ukurannya sudah bisa dibilang matang yaitu 18.6 mm. Di ovarium lainnya ada juga sel telur dengan ukuran yang sedikit lebih kecil. Berdasarkan ukuran sel telur proses nyampur pun bisa dilakukan malam itu juga..hehehehe.. Selanjutnya kami akan berusaha dengan baik dan pasrah apakah Allah sudah berkehendak memberikan kami keturunan..Let's See..

Maaf mbak mau nanya, gimana promilnya sudah berhasilkah? Aku jg lg pengen promil, cuma bingung pilih dokternya. Kebetulan rumahku deket bgt sm hermina serpong.. Makasih mbak
BalasHapusHalo nanarinna..Belum juga nih.. Sekarang lagi nunggu dulu, setelah sekali dikasih penyubur dan gagal aku pindah ke konsulnya ke dr. Christina Handoko di Carolus Gading Serpong, tetapi masih belum dimulai proses promilnya aku berhenti, bulan depan mau mulai lagi..Emang udah berapa lama nikahnya?..mudah2an segera dikasih momongan yaa.. :).
HapusWah, lengkap banget ya bun ikhtiarnya. Semoga berhasil bun dengan program hamil nya =)
BalasHapussaya doakan dari jauh ^^
Hi sishil. Udah berhasil ya sm.dr christina?
BalasHapushai sis, gmn sudah berhasilkah promil na?
BalasHapusHi.. Alhamdulillah saya akhirnya hamil..sekarang anak saya sudah umur 1 tahun 2 bulan. 1-2 bulan sblm hamil saya konsumsi kurma muda dan suami konsumsi torrex (suplemen) Tetapi berkah kehamilan saya tentu saja karena Allah sudah mempercayakan kepada kami keturunan. Semangat yg masih terus berjuang utk hamil.
BalasHapusSelain makan kurma muda mb promil sama dokter mana mb? Ada konsunsi yg lain selain kurma muda g?
HapusSaya promilnya on and off mbak..beberapa kali konsul dengan dr Christina di Carolus Gading Serpong.
BalasHapusMba...saya bingung nih, promil yang bagus dimana... helpp
BalasHapuskalau saran saya sih, datangi rumah sakit besar di sekitar rumah lalu tanya dokter obsgyn yang ramai didatangi untuk program hamil siapa. Bisa mulai dari situ.
HapusMba...saya bingung nih, promil yang bagus dimana... helpp
BalasHapussemoga saya cepet menyusul. aamiin
BalasHapus